Breaking News Kolaka Utara Tekan Pengangguran, Peran Strategis Bappeda Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan | Bappeda Kolaka Utara Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 Hijriah | Bappeda Kolaka Utara Matangkan Perencanaan Pembangunan 2027 Lewat Forum Perangkat Daerah | Pemkab Kolaka Utara Matangkan Arah Pembangunan 2027, Bappeda Tekankan Sinkronisasi Program dan Sinergi OPD | Pemkab Kolaka Utara Konsultasi ke Bappenas, Perkuat Sinkronisasi Program Daerah dan Pusat
Update 11 February 2026

Bappeda Kolut Susun RKPD 2027, Serap Aspirasi Masyarakat di Lima Zona dari Tolala hingga Lasusua

Bappeda Kolut Susun RKPD 2027, Serap Aspirasi Masyarakat di Lima Zona dari Tolala hingga Lasusua

Rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) tahun 2027 mulai disiapkan. Untuk memastikan program yang dirumuskan tepat sasaran, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kolut turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di lima zona, mulai dari Kecamatan Tolala di bagian utara hingga Kecamatan Wawo di wilayah selatan.

Kepala Bappeda Kolut, Ismail Mustafa, mengungkapkan bahwa Forum Konsultasi Publik (FKP) penyusunan rancangan awal RKPD 2027 telah dilaksanakan. Tahun ini, tema pembangunan yang diusung adalah perluasan akses dan pemerataan pelayanan dasar, serta penguatan daya saing daerah melalui digitalisasi, konektivitas infrastruktur, dan perlindungan sosial yang inklusif.

“Sebagai tindak lanjut FKP, kami melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di lima zona. Zona I meliputi Kecamatan Tolala, Porehu, dan Batu Putih yang digelar pada 10 Februari di Tolala. Hari ini dilanjutkan untuk zona II dan III,” ujar Ismail Mustafa.

Ia menjelaskan, zona II mencakup Kecamatan Pakue, Pakue Utara, dan Pakue Tengah dengan pelaksanaan Musrenbang dipusatkan di Pakue. Sementara zona III melibatkan Kecamatan Ngapa, Tiwu, dan Watunohu sebagai tuan rumah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan dan tahun ini memasuki tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kolut 2025–2029.

Sebelumnya, Bappeda telah membentuk tim penyusun dan menyiapkan berbagai bahan pendukung, termasuk melakukan pendampingan penginputan usulan kegiatan hasil Musrenbang desa dan kelurahan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Musrenbang kecamatan dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 13 Februari 2026.

Kepala Bappeda Kolaka Utara juga mengajak masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan. Langkah ini bertujuan menghimpun aspirasi, masukan, dan saran guna menyempurnakan rancangan awal RKPD.

“Partisipasi publik penting untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, akuntabel, serta selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten,” jelasnya.

Setelah pelaksanaan di zona II dan III, Bappeda melanjutkan Musrenbang ke zona IV yang meliputi Kecamatan Wawo sebagai tuan rumah, bersama Rante Angin dan Lambai. Tahapan terakhir akan digelar di ibu kota Lasusua yang mencakup Kecamatan Katoi dan Kodeoha.

“Besok dijadwalkan Musrenbang di Wawo, dan pada 13 Februari kembali ke Lasusua,” pungkasnya.

Bagikan: